Berikut Tugas Ke Dua mengenai "ENERGI TERBARUKAN DAN TIDAK TERBARUKAN"
1. Energi Terbarukan
Energi
terbarukan adalah adalah energi
yang berasal dari "proses alam yang berkelanjutan", seperti tenaga surya, tenaga angin, arus air proses biologi dan panas bumi.(wikipedia)
Konsep energi
terbarukan mulai dikenal pada tahun 1970-an, sebagai upaya untuk mengimbangi
pengembangan energi berbahan bakar nuklir dan fosil. Definisi paling umum adalah sumber energi yang dapat
dengan cepat dipulihkan kembali secara alami, dan prosesnya berkelanjutan.
Dengan definisi ini, maka bahan bakar nuklir dan fosil tidak termasuk di
dalamnya. (wikipedia)
Pada gambar menjelaskan
sumber listrik pedesaan menggunakan sumber energi terbarukan dari angin,
gelombang air laut dan matahari.
Berikut
energi terbarukan:
a. Panas bumi
Energi panas bumi adalah kekuatan yang diekstraksi dari
panas yang tersimpan di bawah kerak bumi. Sumber daya ini umumnya hemat biaya,
biasanya dapat diandalkan, sebagian besar berkelanjutan, dan umumnya ramah
lingkungan. Secara historis, ekstraksi energi panas bumi telah terbatas pada
daerah di dekat batas lempeng tektonik. Kemajuan terbaru dalam teknologi telah
secara signifikan memperluas jangkauan sumber daya yang layak, terutama untuk
aplikasi seperti pemanasan rumah.
b. Angin
Tenaga angin tumbuh pada tingkat 30% per tahun dan tidak
berbahaya bagi lingkungan.
c. Tenaga
surya
Energi matahari telah digunakan oleh manusia sejak awal
umat manusia akan saya bayangkan. Ada tiga jenis energi surya: energi matahari
pasif, energi matahari aktif, dan energi matahari yang diciptakan dengan
mengubah radiasi matahari menjadi listrik menggunakan sel fotovoltaik.
d. Bendungan PLTA
Bendungan PLTA menggunakan tenaga air untuk menghasilkan
listrik. Tenaga air dibuat dari kekuatan air yang mengubah turbin besar untuk
menghasilkan listrik.
e. Tenaga air pasang surut
Ini adalah bentuk tenaga air di mana pasang naik mengisi
reservoir terkutuk, maka saat pasang turun, air dilepaskan melalui turbin yang
menghasilkan listrik, mirip dengan bendungan hidroelektrik. Tidak ada ancaman
lingkungan signifikan yang diketahui saat ini dengan energi terbarukan ini.
f. Tenaga air gelombang
Kekuatan gelombang melibatkan ekstraksi energi dari
gerakan permukaan gelombang atau dari fluktuasi tekanan di bawah permukaan yang
disebabkan oleh gelombang. Teknologi ini juga menjanjikan, dan mirip dengan
energi angin, di mana turbin besar digunakan mirip dengan turbin angin, namun
mereka harus dibangun lebih kuat untuk mempertahankan tekanan di bawah air,
belum lagi melindungi peralatan listrik di dalamnya dari air.
g. Biomassa
Biomassa adalah bahan biologis dari organisme yang baru
hidup atau saat ini hidup seperti pohon dan gas landfill dan bahan bakar
alkohol yang dihasilkan dari tanaman seperti jagung.
2.Energi Tak Terbarukan
Minyak dan gas
bumi merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Kebutuhan minyak
bumi tidak hanya sebagai sumber energi saja, tetapi juga sebagai bahan baku :
plastik, pupuk, pestisida dan bahan lain. Minyak dan gas bumi di Indonesia di
temukan di berbagai cekungan sedimen yang tersebar baik di darat maupun di
lepas pantai. Minyak bumi ini belum semuanya dieksploitasi. Hal ini
berkaitan dengan eksplorasinya yang sulit karena membutuhkan banyak data dan
harus dilakukan dengan seksama untuk memperoleh gambaran yang jelas sebelum
dilakukan pengeboran (Russel, Sutton dan Meyers, 1976). Kita paling banyak mendapatkan energi dari sumber energi yang tidak dapat diperbaharui, yang terrmasuk sumber ini yaitu bahan bakar fosil (minyak bumi, gas alam dan batu bara). Mereka disebut dengan bahan bakar fosil karena, sumber tersebut terbentuk lebih dari jutaan tahun oleh aksi panas dari inti bumi dan tekanan dari bebatuan dan tanah sisa atau fosil dari tanaman mati dan makhluk hidup mikroskopik.
Dampak
Pemakaian Energi Terhadap Lingkungan
Menggunakan Energi Surya tidak
mengakibatkan polusi udara atau polusi air dan tidak juga menghasilkan gas
rumah kaca, tetapi tetap memiliki beberapa dampak tidak langsung terhadap
lingkungan. Misalnya, ada beberapa bahan beracun dan bahan kimia, dan berbagai
pelarut dan alkohol yang digunakan dalam proses pembuatan sel fotovoltaik (PV),
yang mengkonversi sinar matahari menjadi listrik. Sejumlah kecil bahan-bahan
limbah juga dihasilkan. Selain itu, pembangkit listrik panas matahari yang
besar dapat merusak ekosistem gurun jika tidak dikelola dengan baik. Burung dan
serangga dapat terbunuh jika mereka terbang melewati konsentrasi sinar
matahari, seperti yang diciptakan oleh "menara tenaga surya."
Beberapa sistem pembangkit panas matahari menggunakan cairan berbahaya (untuk
mentransfer panas) yang memerlukan penanganan dan pembuangan khusus.
Sistem tenaga
surya mungkin memerlukan air untuk pembersihan konsentrator dan reciever secara
rutin; begitu juga dengan pendinginan turbin-generator. Menggunakan air dari
sumur bawah tanah dapat mempengaruhi ekosistem di beberapa lokasi yang
gersang.Dampak penggunaan Minyak Bumi terhadap lingkungan adalah
pencemaran lingkungan dgn CO2. Minyak bumi senantiasa mengandung senyawa dgn
ikatan nCH. Kalau ini dibakar, maka senantiasa akan terjadi sisa
pembakaran, baik karbon, residu maupun asap. Selama masih ada
paru-paru bumi dalam bentuk hutan lindung, dgn pepohonan berhijau
daun yg membutuhkan CO2 utk proses asimilasinya, dan perbandingan kemampuan
serap pepohonan terhadap gas sisa pembakaran masih sesuai .
Pembakaran sumber energi fosil (mis.
minyak bumi, batu bara) juga dapat dampak buruk terhadap udara dan iklim
karena melepaskan gas-gas, antara lain:
1.
Karbon dioksida
(CO2)
2.
Nitrogen oksida
(NOx)
3.
Sulfur dioksida
(SO2).
Yang dapat menyebabkan pencemaran
udara :
1.
Hujan Asam
2.
Smog
3.
Pemanasan
Global
TERIMAKASIH...
TERIMAKASIH...


No comments:
Post a Comment