Sunday, March 29, 2020

Assalamualaikum wr.rb
Berikut Tugas Ke Dua mengenai "ENERGI TERBARUKAN DAN TIDAK TERBARUKAN"


1. Energi Terbarukan
Energi terbarukan adalah adalah energi yang berasal dari "proses alam yang berkelanjutan", seperti tenaga surya, tenaga angin, arus air proses biologi dan panas bumi.(wikipedia)
Konsep energi terbarukan mulai dikenal pada tahun 1970-an, sebagai upaya untuk mengimbangi pengembangan energi berbahan bakar nuklir dan fosil. Definisi paling umum adalah sumber energi yang dapat dengan cepat dipulihkan kembali secara alami, dan prosesnya berkelanjutan. Dengan definisi ini, maka bahan bakar nuklir dan fosil tidak termasuk di dalamnya. (wikipedia)
Pada gambar menjelaskan sumber listrik pedesaan menggunakan sumber energi terbarukan dari angin, gelombang air laut dan matahari.
Berikut energi terbarukan:
a.  Panas bumi
Energi panas bumi adalah kekuatan yang diekstraksi dari panas yang tersimpan di bawah kerak bumi. Sumber daya ini umumnya hemat biaya, biasanya dapat diandalkan, sebagian besar berkelanjutan, dan umumnya ramah lingkungan. Secara historis, ekstraksi energi panas bumi telah terbatas pada daerah di dekat batas lempeng tektonik. Kemajuan terbaru dalam teknologi telah secara signifikan memperluas jangkauan sumber daya yang layak, terutama untuk aplikasi seperti pemanasan rumah.
b.   Angin
Tenaga angin tumbuh pada tingkat 30% per tahun dan tidak berbahaya bagi lingkungan.
c.   Tenaga surya
Energi matahari telah digunakan oleh manusia sejak awal umat manusia akan saya bayangkan. Ada tiga jenis energi surya: energi matahari pasif, energi matahari aktif, dan energi matahari yang diciptakan dengan mengubah radiasi matahari menjadi listrik menggunakan sel fotovoltaik.
d.  Bendungan PLTA
   Bendungan PLTA menggunakan tenaga air untuk menghasilkan listrik. Tenaga air dibuat dari kekuatan air yang mengubah turbin besar untuk menghasilkan listrik.
e.   Tenaga air pasang surut
Ini adalah bentuk tenaga air di mana pasang naik mengisi reservoir terkutuk, maka saat pasang turun, air dilepaskan melalui turbin yang menghasilkan listrik, mirip dengan bendungan hidroelektrik. Tidak ada ancaman lingkungan signifikan yang diketahui saat ini dengan energi terbarukan ini.
f. Tenaga air gelombang
Kekuatan gelombang melibatkan ekstraksi energi dari gerakan permukaan gelombang atau dari fluktuasi tekanan di bawah permukaan yang disebabkan oleh gelombang. Teknologi ini juga menjanjikan, dan mirip dengan energi angin, di mana turbin besar digunakan mirip dengan turbin angin, namun mereka harus dibangun lebih kuat untuk mempertahankan tekanan di bawah air, belum lagi melindungi peralatan listrik di dalamnya dari air.
g.  Biomassa
Biomassa adalah bahan biologis dari organisme yang baru hidup atau saat ini hidup seperti pohon dan gas landfill dan bahan bakar alkohol yang dihasilkan dari tanaman seperti jagung.

2.Energi Tak Terbarukan

Minyak dan gas bumi merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Kebutuhan minyak bumi tidak hanya sebagai sumber energi saja, tetapi juga sebagai bahan baku : plastik, pupuk, pestisida dan bahan lain. Minyak dan gas bumi di Indonesia di temukan di berbagai cekungan sedimen yang tersebar baik di darat maupun di lepas pantai. Minyak bumi ini belum semuanya dieksploitasi. Hal ini berkaitan dengan eksplorasinya yang sulit karena membutuhkan banyak data dan harus dilakukan dengan seksama untuk memperoleh gambaran yang jelas sebelum dilakukan pengeboran (Russel, Sutton dan Meyers, 1976). Kita paling banyak mendapatkan energi dari sumber energi yang tidak dapat diperbaharui, yang terrmasuk sumber ini yaitu bahan bakar fosil (minyak bumi, gas alam dan batu bara). Mereka disebut dengan bahan bakar fosil karena, sumber tersebut terbentuk lebih dari jutaan tahun oleh aksi panas dari inti bumi dan tekanan dari bebatuan dan tanah sisa atau fosil dari tanaman  mati dan makhluk hidup mikroskopik.

Dampak Pemakaian Energi Terhadap Lingkungan
Menggunakan Energi Surya tidak mengakibatkan polusi udara atau polusi air dan tidak juga menghasilkan gas rumah kaca, tetapi tetap memiliki beberapa dampak tidak langsung terhadap lingkungan. Misalnya, ada beberapa bahan beracun dan bahan kimia, dan berbagai pelarut dan alkohol yang digunakan dalam proses pembuatan sel fotovoltaik (PV), yang mengkonversi sinar matahari menjadi listrik. Sejumlah kecil bahan-bahan limbah juga dihasilkan. Selain itu, pembangkit listrik panas matahari yang besar dapat merusak ekosistem gurun jika tidak dikelola dengan baik. Burung dan serangga dapat terbunuh jika mereka terbang melewati konsentrasi sinar matahari, seperti yang diciptakan oleh "menara tenaga surya." Beberapa sistem pembangkit panas matahari menggunakan cairan berbahaya (untuk mentransfer panas) yang memerlukan penanganan dan pembuangan khusus.
Sistem tenaga surya mungkin memerlukan air untuk pembersihan konsentrator dan reciever secara rutin; begitu juga dengan pendinginan turbin-generator. Menggunakan air dari sumur bawah tanah dapat mempengaruhi ekosistem di beberapa lokasi yang gersang.Dampak penggunaan Minyak Bumi terhadap lingkungan adalah pencemaran lingkungan dgn CO2. Minyak bumi senantiasa mengandung senyawa dgn ikatan nCH. Kalau ini dibakar, maka senantiasa akan terjadi sisa pembakaran, baik karbon, residu maupun asap. Selama masih ada paru-paru  bumi dalam bentuk hutan lindung, dgn pepohonan berhijau daun yg membutuhkan CO2 utk proses asimilasinya, dan perbandingan kemampuan serap pepohonan terhadap gas sisa pembakaran masih sesuai .
Pembakaran sumber energi fosil (mis. minyak bumi, batu bara) juga dapat dampak buruk terhadap udara dan iklim karena melepaskan gas-gas, antara lain:
1.    Karbon dioksida (CO2)
2.    Nitrogen oksida (NOx)
3.    Sulfur dioksida (SO2).

Yang dapat menyebabkan pencemaran udara :
1.    Hujan Asam 
2.    Smog
3.     Pemanasan Global


TERIMAKASIH...


No comments:

Post a Comment

Assalamualaikum wr.wb Berikut Tugas ke Empat mengenai "GEOTERMAL" I.      GEOTHERMAL 1.1.        Pengertian Gheotermal ...